Rabu, 20 September 2023

Sejarah Simpang Lima Gumul dan kepopulerannya

Sejarah Simpang Lima Gumul (SLG)

 

  Mengenal Sejarah Simpang Lima Gumul Kediri, Monumen Mirip Arc de Triompe  Paris

Sumberhttps://www.goodnewsfromindonesia.id/uploads/post/large-simpang-lima-gumul-kediri-1-dac69841b2e25d165d815ae8e90858e0.jpg

 

Monumen merupakan ikon sebuah kota atau suatu daerah yang sering kali didirikan untuk beberapa tujuan, antara lain tujuan tersebut sebagai tempat pertemuan masyarakat, sarana edukasi, sarana rekreasi, maupun tujuan ekonomi,dll. Seperti halnya monumen “Simpang Lima Gumul” yang terletak di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri Awal mula bangunan ini didirikan pada tahun 2003 oleh bupati Kediri yaitu Bapak Sutrisno.

 Secara fisik bangunan ini memiliki luas 804 meter persegi, tinggi bangunan ini mencapai 25 meter dengan ditumpu oleh tiga tangga masing-masing setinggi tiga meter dari lantai dasar, yang memiliki makna bahwa angka-angka tersebut menggambarkan tanggal, bulan, tahun hari jadi kediri yaitu 25 Maret 804 Masehi. Pembangunan monumen Simpang Lima Gumul Kediri tertuang dalam Surat Bupati Kediri, Nomor 593/782/418.52/2002, tanggal 29 April 2002.

Malam Tahun Baru Tak Boleh Parkir dan Lewati SLG, Begini Rekayasa Lalin di  Kediri | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

Sumber: https://bangsaonline.com/images/uploads/berita/700/8b1f58ebf4e88afb4ab0a7906b3290c1.jpg

 

 

 Persetujuan ini diberikan berdasarkan surat permohonan yang telah diajukan oleh Bagian Perlengkapan Pemerintah Kabupaten Kediri nomor 593/782/418.31/2002 tanggal 11 Maret 2002, perihal permohonan pemberian persetujuan penetapan lokasi pengadaan tanah proyek relokasi Simpang Lima Gumul Kediri. Monumen ini tepatnya didirikan di antara persimpangan antara lima jalur menuju ke beberapa daerah yang berbeda-beda. Untuk arah selatan menuju Kecamatan Wates, arah timur menuju Kecamatan Gurah, arah utara menuju Kecamatan Pagu, arah timur menuju Pare, dan kearah barat menuju Kota Kediri.

 Simpang Lima sendiri dibangun dengan tujuan untuk pusat perekonomian masyarakat Kediri, yaitu dibangun sentra kuiner dan aneka pedagang yang menjajakan dagangan pada kawasan Simpang Lima Gumul, Kediri, namun saat ini tujuan tersebut kurang maksimal dalam penerapannya, mengingat sentra kuliner dan tujuan ekonomi yang pada awalnya dibangun sedmikian rupa guna membangkitkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kediri. Rencana awal sentra ekonomi ini dicetuskan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri guna memberdayakan masyarakat sekitar, namun pada penerapannya saat ini pedagang. Kediri Memang sudah tidak bisa diragukan lagi tentang icon dan wisatanya. Memang pantas jika disebut kota maju.

 

Sumber:https://repository.unair.ac.id/87553/5/JURNAL_071511433031_MALFINDA%20INDRA%20MAYLIN%20.PDF.pdf


Minggu, 17 September 2023

Makanan khas KEDIRI

Kota Kediri memiliki keindahan tersendiri, selain SLG (Simpang Lima Gumul) yang menjadi ikon Kota Kediri. Kediri juga memiliki ciri khas atau ikon di bidang makanan 

apa aja sih makanan khas kediri itu???

1. Tahu Takwa



Tahu takwa atau yang dikenal dengan tahu kuning,merupakan makanan yang menjadi ciri khas Kediri.Sejarah tahu takwa sendiri diawali dengan adanya imigran dari suku Tiongkok yang datang ke Kediri pada tahun 1900. Pada saat itu, kebiasaan warga Tiongkok, ketika ada sebuah perayaan mereka akan membuat banyak sekali olahan dari tahu.

Dulunya, di wilayah Kediri belum ada orang yang memproduksi tahu. Saat warga tiongkok melihat tekstur air antara Kediri dan Tiongkok sama, mereka tertarik untuk memproduksi tahu. Dalam sejarah Chu Ku Fei dari China, awalnya warga Tiongkok membuat tahu berwarna putih. Namun, karena melihat Kota Kediri memiliki identik dengan bangunan nuansa kuning di sepanjang jalan, maka dibuatlah tahu kuning sebagai simbol hubungan Tiongkok dan Kediri. Selain itu Tahu Kuning juga bisa disebut dengan Tahu Takwa.


Nama tersebut berasal dari suku Hokkian yang bernama “Kwa”, sehingga dengan adanya peleburan pelugatan dari Tiongkok ke Jawa penyebutannya menjadi “Takwa”.Kampung Tahu Tinalan Kota Kediri Kota Kediri saat ini juga memiliki salah satu objek wisata yang merupakan sentra pembuatan tahu takwa, yakni Kampung Tahu.Kampung ini sudah ada sejak tahun 1950 an, akan tetapi baru berdiri secara resmi dan disahkan oleh Wali Kota Kediri Samsul Ashar pada Agustus tahun 2019.Lokasi dari kampung tahu sendiri berada di Kelurahan Tinalan Gg. 4, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.


2.SOTO KEDIRI

mungkin soto sudah tidak asing ditelinga orang-orang. tetapi soto Kediri memiliki ciri khas sendiri


Soto Kediri adalah makanan khas Kota KediriJawa Timur. Soto ini sekilas sama dengan soto ayam biasa, tetapi berkuah santan sehingga terasa gurih. Soto Kediri banyak dijual di kawasan Terminal Tamanan, MojorotoKota Kediri, karena dijual didaerah tamanan sejak 1969, sehingga soto ini disebut juga Soto Tamanan. Soto ini juga dikenal sebagai Soto Bok Ijo karena dulunya kerap ditemui di sekitar sebuah jembatan hijau yang disebut Bok Ijo. Jembatan tersebut kini berubah menjadi pertigaan di timur

3.Gethuk Gedhang (pisang)



Selain tahu takwa, kuliner khas Kediri, Jawa Timur yang tak kalah populer yaitu getuk pisang. Makanan bercita rasa asam manis itu cukup mudah dijumpai di kawasan yang terbelah arus Sungai Brantas. Di warung-warung, pasar tradisional, maupun tempat wisata, getuk pisang dijajakan sebagai penganan di kala bersantai atau menjadi oleh-oleh bagi pelancong yang berkunjung ke Kediri.
 
4.Nasi Goreng Arang



Nasi goreng arang merupakan makanan khas Kediri, Jawa Timur, dan menjadi santapan kuliner yang disukai banyak orang. Disebut nasi goreng arang karena proses penggorengannya menggunakan bara arang. Di Kediri, banyak dijumpai pedagang nasi goreng arang baik di rumah makan, warung, atau di pinggir jalan. Salah satu penjual nasi goreng arang yang terkenal adalah nasi goreng Mbah Man. Nasi goreng yang dimasak menggunakan bara arang, nasinya tidak diberi bahan penyedap buatan, sebagai penggantinya digunakan bumbu yang alami diracik dari berbagai rempah, garam, dan kecap.

sumber:https://www.gramedia.com/best-seller/makanan-khas-kediri/

5.Makanan Khas Kediri “Sate Emprit”



Kediri juga terkenal dengan sate emprit. Sate emprit ini berbahan dasar daging burung emprit. Rasa daging burung emprit ini tak kalah enak dengan ayam, sapi maupun kambing.

Berbeda dengan sate ayam yang ketika dibakar masih berwarna putih, untuk sate emprit warnanya menjadi kecoklatan. Teksturnya empuk, tidak lengket, aromanya kuat, tidak berbau amis, tanpa lemak, dan gurih.

sumber:
https://www.gramedia.com/best-seller/makanan-khas-kediri/


Itulah makanan-makanan khas kediri,Nah jadi dapat referensi oleh-oleh dari Kediri kan?
tunggu apa lagi,yuk liburan ke Kediri


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting